| Home :: Berita Kab. Padang Pariaman :: |
| |
 |
| |
 |
 |
| |
Bantuan Gempa 2009 Tahap Dua Segera Disalurkan |
|
 |
|
 |
| 19.07.2010
Padang Pariaman (19/7) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, akan segera menyalurkan bantuan gempa 2009 tahap dua pada 2010 ini bagi 42 ribuan rumah rusak berat dan rusak sedang.
"Hingga kini prosesnya belum berjalan karena kami masih menunggu fasilitator selesai melakukan pembekalan di tingkat Pemerintah Propinsi (Pemprop) Sumbar," ujar Sekretaris BPBD Padangpariaman, Indra Utama, di Padang Pariaman, Jumat (16/7)
Ia menjelaskan, untuk fasilitator itu ada dua macam, di antaranya fasilitator teknik dan fasilitator pemberdayaan.
"Untuk Kabupaten Padangpariaman kita belum mendapatkan informasi pasti berapa jumlah fasilitator di Kabupaten Padangpariaman dari Propinsi," katanya.
Bila sudah mendapatkan laporan, katanya, fasilitator tersebut akan langsung melaksanakan tugasnya dalam pendataan untuk rumah rusak berat dan sedang.
Pastinya, penyaluran bantuan gempa 2009 tahap kedua akan dibagikan pada tahun 2010 ini, dilanjutkan bantuan tahap tiga pada 2011.
Selanjutnya, mengenai kebijakan yang akan dilaksanakan untuk tahap kedua tersebut sedikit berbeda dengan tahap pertama.
Dikatakannya, pelaksana atau Penanggung Jawab Operasional Kegiatan (PJOK) sebelumnya dipegang oleh Pemprop Sumbar pada tahap pertama, untuk tahap kedua dilimpahkan ke kabupaten/kota melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan BPBD setempat.
Bantuan gempa 2009 tahap pertama, kata Indra, sebelumnya sudah dibagikan kepada 3500 rumah yang mengalami kerusakan di Kabupaten Padangpariaman, yakni untuk rusak berat Rp15 juta, rusak sedang Rp10 juta.
Gempa 30 September 2009 telah membuat 59.693 rumah penduduk di Padangpariaman mengalami rusak berat, 16.525 unit rusak sedang, dan 15.148 unit rusak ringan.
Sebanyak 277.430 jiwa atau sekitar 60 persen penduduk Padangpariaman, tidak lagi punya tempat tinggal karena rumahnya rusak berat akibat gempa.
|
 |
 |
| |
 |
|
|
| |
|
|
|
|
|