Register

Kondisi Sosial Ekonomi

Kabupaten Padang Pariaman yang memiliki luas 1.328,79 Km, memiliki kekayaan lahan pertanian. Padang Pariaman tercatat memiliki lahan sawah seluas 24.269 hektar di tahun 2010. sebanyak 77,34 persen dari total luas lahan sawah tersebut sudah menggunakan irigasi sebagai sistim pengairan, sedangkan sisanya masih merupakan sawah non irigasi.

Dengan jumlah lahan sawah seluas 24,269 hektar tersebut, Padang Pariaman tahun 2010 dapat memproduksi padi sebanyak 255.208.85 ton, menurun sebesar 4,48 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan turunya rata-rata produksi padi dibandingkan tahun 2009 dari 5,27 ton perhektar pada tahun 2009 menjadi 4,93 ton perhektar pada tahun 2010, padahal luas lahan panen mengalami peningkatan dari 49.774 ha pada tahun 2009 menjadi 51.735 hektar pada tahun 2010.

Produksi tanaman palawija lain selama tahun 2010 mengalami peningkatan. Produksi jagung mengalami peningkatan sebesar 5,16 persen dibandingkan tahun 2009. Produksi ubi kayu meningkat sebesar 14,38 persen, ubi jalar meningkat sebesar 171,97 persen, kacang kedelai meningkat sebesar 1,93 persen, kacang hijau meningkat sebesar 114,29 persen dan kacang tanah meningkat sebesar 21,73 persen.

Dilihat dari jumlah usaha dan tenaga kerja yang terserap, industri kecil dan industri kerajinan rumah tangga merupakan salah satu sub sektor yang diharapkan dapat menunjang perekonomian Kabupaten Padang Pariaman, Secara umum selama tahun 2008-2010 jumlah unit usahan indutri kecil hasil pertanian baik formal maupun non formal mengalami penurunan dibandingkan tahun 2009, Jumlah unit usaha industri kecil hasil pertanian formal dan non formal pada tahun 2010 masing-masing berjumlah 101 unit dan 341 unit. Tingkat penyerapan tenaga kerja pada industri kecil hasil pertanian formal dan non formal masing-masing sebanyak 724 orang dan 955 orang.

Jumlah unit usaha industri aneka baik formal dan non formal pada tahun 2010 masing-masing sebanyak 147 unit dan 144 unit, sedangkan jumlah tenaga kerja terserap masing-masing sebantak 1.359 orang dan 887 orang. Jumlah unit usaha industri logam, mesin dan kimia formal dan non formal pada tahun 2010 masing-masing 32 unit dan 247 unit, sedangkan jumlah tenaga kerjanya masing-masing 203 orang dan 909 orang.

Sementara itu sentra Bordir dan sulaman juga menjadi andalan Kabupaten ini, sentra ini menyerap cukup banyak lapangan kerja, dengan demikian dapat membantu mengurangi pengangguran. Jumlah unit usaha bordir yang tercatat di Kabupaten Padang Pariaman selama tahun 2010 adalah sebanyak 127 unit dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 997 orang sedangkan jumlah industri anyaman pandan yang tercatat selama tahun 2010 sebanyak 199 unit dengan tenaga kerja sebanyak 360 orang.

Meja Bupati Ekspose

LKPJ Pemerintah Daerah 2015
18 Feb 2016 10:26 - ali

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) merupakan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tent [ ... ]